KEPEMIMPINAN SECARA SITUASIONAL
NAMA : ALI MAKKI
NIM : 2013210011
PRODI : ILM. ADMINISTRASI NEGARA
KEPEMMPINAN
SECARA SITUASIONAL
Seperti yang di
katakan oleh Kreiner, kepemimpinan (leadership)
dapat diartikan sebagai proses mempengaruhi orang lain yang mana seorang
pemimpin mengajak anak buahnya secara sukarela berpartisipasi, guna mencapai
tujuan organisasi. Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat penting
bagi keberhasilan manajemen organisasi. Kepemimpinan yang efektif akan mampu
mendorong motivasi anggota organisasi sehingga produktifitas, loyalitas dan
kepuasan bawahan atau anggota organisasi meningkat. Kepemimpinan mengalami
pergeseran dari waktu ke waktu dan bersifat kontekstual yang dilatarbelakangi
oleh perkembangan sosial, politik dan budaya yang berlaku pada jamannya. Dalam
pendekatan situasional disadari bahwa tidak ada satupun gaya kepemimpinan yang
terbaik dan berlaku universal untuk segala situasi dan lingkungan.
Dalam kepemimpinan situasional perilaku
pemimpin yang efektif harus selalu memperhatikan situasi yang dihadapi dan memperlakukan
bawahan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pemimpin situasional cenderung
berperilaku Direktif yaitu
pemimpin yang bersifat memberi pengarahan, perintah, petunjuk yang
berorientasi pada tugas dan Supportif yaitu pemimpin memberikan
dukungan, motivasi, semangat kerja, pertimbangan-pertimbangan manusiawi yang
berorientasi pada perbaikan hubungan atasan bawahan.
Perilaku kepemimpinan situasional
biasanya juga dipengaruhi oleh Lingkungan organisasi yang dapat mempengaruhi
kelangsungan, eksistensi, keberadaan yang menyangkut organisasi baik dari dalam
maupun dari luar. Karna setiap
organisasi harus dapat memperhatikan apakah lingkungan cenderung stabil atau
labil sehingga nantinya dalam pengambilan suatu keputusan dapat diidealisasikan
dengan karakteristik lingkungan tersebut. Sebenarnya sifat lingkungan dalam
suatu organisasi tidak selalu memiliki sifat yang labil ataupun stabil, kadang
terkombinasi kepada kedua sifat lingkungan tersebut. Yang terpenting bagi
organisasi adalah bagaimana melakukan adaptasi terhadap lingkungan yang terus
saja bergerak sangat dinamis. Suatu organisasi dapat bertahan, berkembang dan
mencapai tujuan akan sangat di tentukan oleh dimensi lingkungan. Seperti contoh, Pemimpin membuka peluang adanya
dialog antara bawahan dan atasannya atau pemimpin dengan masyarakatnya, agar pemimpin
dapat memposisikan masyarakat yang memiliki hak dan kewajiban dapat
menghasilkan tindakan yang rasional instrumental.
Dengan demikian pemimpinan merupakan
salah satu faktor yang sangat penting bagi keberhasilan sebuah organisasi.
Seorang pemimpin mempunyai gaya kepemimpinan yang dirancang untuk
mengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan untuk mencapai suatu tujuan
tertentu. Berdasarkan pendekatan situasional, perilaku pemimpin yang efektif
harus selalu memperhatikan situasi yang dihadapi dan memperlakukan bawahan
sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Komentar
Posting Komentar