SMART LEADERSHIP

NAMA              : ALI MAKKI
NIM                 : 2013-21-00-11

PRODI              : ILMU ADM. NEGARA

12.      Masyarakat merasa nyaman melihat pemimpinnya yang terasa seram karena titel dan kekuasaannya. Dan di anggap mampu mampu mengalihkan perhatian terhadap diri mereka, dan mendorong orang lain untuk menyuarakan pendapat. Mereka jagoan dalam membuat orang lain nyaman untuk terus terang dan berbagi pandangan. karna para pemimpin sukses mampu menciptakan suasana yang ramah dan akrab.
23.      Seorang pemimpin selalu mengeluh bahwa ia merasa sendirian. Meski memiliki banyak anak buah, namun hubungan mereka hanya sebatas hubungan formal di dalam kantornya. Tidak ada kedekatan yang alami, seperti hubungan antarteman atau sahabat. Perasaan kesepian ini cukup mengganggu dirinya dan berimbas pada semangat kerjanya. Kasus tersebut mungkin memang merupakan salah satu hambatan dalam kepemimpinan.
34.      Dalam kepemimpinan, Seorang pemimpin haruslah dapat menjaga komunikasi sampai ke level bawah, mampu meyakinkan bahwa semua team adalah penting, semua bidang adalah penting, semua bagian adalah penting, dan mereka mengetahui bahwa memang Kita sebagai pemimpin mampu menunjukan bahwa mereka semua penting dengan perhatian Kita. Untuk dapat berlaku dan bersikap seperti itu, maka seorang pemimpin harus memiliki tombol On/Off dan Volume atas egonya. Sebagai seorang pemimpin tentunya tidak berhenti sampai pada level menyalahkan kondisi ini, tentunya kehebatan seorang pemimpin bukan menemukan teamnya melakukan kesalahan, namun menemukan teamnya melakukan hal yang benar, karena itulah fungsi seorang pemimpin, karena ada kondisi itulah, maka dibutuhkan seorang pemimpin, dan layak bersyukur, karena Kita hadir sebagai pemimpin untuk meramu berbagai jenis tingkahlaku masyarakat yang berbeda baik yang tingkahlaku buruk maupun bertingkahlaku baik sehingga kita sebagai pemimpin dapat meratakan hal-hal yang buruk menjadi baik pula yang pada akhirnya menghasilkan karya-karya dengan baik atau karya yang spektakuler. Kita tidak akan mampu mengangkat organisasi Kita dengan kehebatan, kecerdasan, popularitas Nama Kita sendiri, karena Kita sedang membangun organisasi yang rapuh, Anda sedang membangun integritas organisasi didalam integritas Kita pribadi. maka, Bangunlah integritas Organisasi”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

intisari teori-teori ilmu sosial

Samaraknya Konflik Menjelang Pilpres 2014

KEPEMIMPINAN SECARA SITUASIONAL